Pernyataan Global

Pernah ada masa ketika satu orang dapat secara wajar berharap mampu melindungi dirinya dari sebagian besar bahaya yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Seiring dunia menjadi semakin kompleks, muncul ancaman baru yang tidak pernah dapat dibayangkan oleh generasi sebelumnya.

Umat manusia tidak dapat terus menghadapi ancaman-ancaman ini dalam keadaan terpecah. Jika bahaya yang kita hadapi terus berkembang melampaui batas-batas tradisional, maka tanggapan kita juga harus berkembang.

Fail Safe Contingency dibentuk untuk bekerja lintas disiplin, menyatukan penelitian, pengembangan teknis, operasi lapangan, dan dukungan penting untuk menciptakan sesuatu yang lebih besar daripada yang dapat dicapai oleh siapa pun sendirian.

Tujuan kami adalah memastikan bahwa batas satu orang, satu disiplin, atau satu negara tidak pernah menjadi batas tanggapan umat manusia terhadap bahaya yang dihadapinya.

Fail Safe Contingency

Tentang Fail Safe Contingency

Fail Safe Contingency adalah organisasi internasional yang dibentuk untuk menghadapi bahaya yang melampaui kemampuan satu orang, disiplin, institusi, atau negara. Tujuannya adalah menyatukan orang, pengetahuan, infrastruktur, dan sumber daya yang dibutuhkan untuk menanggapi ancaman dalam satu sistem terkoordinasi sebelum ancaman tersebut berkembang melampaui kemampuan organisasi konvensional untuk menanganinya.

Staf FSC bekerja melalui sepuluh cabang khusus yang mencakup penelitian ilmiah, pengembangan teknis, intelijen, keamanan, operasi lapangan, kesehatan, infrastruktur, logistik, hubungan, dan pengawasan organisasi. Cabang-cabang ini dirancang untuk bekerja bersama, bukan sebagai departemen yang terpisah, sehingga suatu masalah dapat dipelajari, dipahami, dikendalikan, dan ditangani dari berbagai arah secara bersamaan.

FSC juga mengidentifikasi dan memantau subjek luar biasa yang dikenal sebagai Keajaiban. Sebuah Keajaiban dapat berupa bahaya, peluang, fenomena yang belum dapat dijelaskan, atau sesuatu yang tidak cocok dengan pengetahuan manusia yang ada. Setiap Keajaiban dievaluasi berdasarkan apa adanya, apa yang dapat dilakukannya, bagaimana perilakunya, dan tingkat perhatian atau tanggapan yang dibutuhkannya.

Kekuatan kami berasal dari koordinasi: banyak keahlian bertindak sebagai satu organisasi ketika keadaan menuntut lebih dari yang dapat dicapai oleh salah satunya sendirian.